Mahsiswa corp

Mahsiswa corp

Celotehan mahasiswa

Antisipasi Begal, Polda Lampung Gencarkan Patroli di Titik Rawan

Antisipasi Begal, Polda Lampung Gencarkan Patroli di Titik Rawan

Lampung – Kendati lima orang pelaku begal telah ditembak mati, namun aksi begal sadis di Lampung masih terjadi. Seorang remaja putri Bunga Vitalia alias Bella (17) tewas akibat dibacok begal di Karang Anyar, Lampung Selatan.

Untuk mengantisipasi hal ini, Kapolda Lampung Irjen Sudjarno akan menggencarkan patroli dan razia pada malam hari.

“Patroli dan razia kami intensifkan terutama pada malam hari di titik-titik rawan,” ujar Sudjarno kepada detikcom, Selasa (4/4/2017).

Mantan Wakapolda Metro Jaya ini mengaku telah memetakan sejumlah lokasi yang dianggap rawan begal. Anggota disebar di lokasi-lokasi tersebut untuk mengamankan aktivitas warga dari aksi begal.

“Di samping anggota kami juga terus melakukan upaya pengejaran terhadap pelaku begal yang menewaskan adik kita Bella,” sambung Sudjarno.

Selain menggelar patroli, Polda Lampung juga akan menggelar razia kendaraan di titik rawan. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi adanya kendaraan bodong yang diduga dari hasil kejahatan seperti begal.

Sudjarno menyebut Polda Lampung mencatat aksi begal maupun pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di wilayahnya cukup tinggi. Hanya saja, banyak warga yang tidak mau melaporkan kejadian karena memiliki kendaraan (yang dicuri komplotan) tidak disertai surat-surat kendaraan yang sah.

“Kalau yang tercatat dalam laporan tidak begitu banyak. Karena kejahatan curanmor di Lampung ini seperti lingkaran setan. Karena belinya bodong, kemudian dicuri lagi oleh pelaku kejahatan, sehingga banyak yang tidak mau melapor,” terang mantan Karoops Polda Metro Jaya ini.
(mei/dhn)